Selasa, 29 Maret 2016

PRESTASI INTERNASIONAL ROBOTIK MTs PKP JIS



2010   Technical Awards, Creative Robot (Positive Water Robot), IRO, Australia
(Andini Fadhillah, Naura Nabila, Yulia Angreyni, Nando Saputra, Alvin Refaldy, Anggara, M Qastari, M Hadyan dan Hasna Hamidah)

2011   Nominee, School Robotic Competition, Singapore Robotic Games, Singapore
                                (Anatta Sannai)
Silver, Creative Robot (Spidy Robot), International Robotic Olympiad
(Andini, Shafira dan Naura)
Bronze, Creative Robot (Fire Fighter Robot) International Robotic Olympiad
(Yulia Anggreyni)
Special Awards, Robot Dancing, International Robot Olympiad
(Anggara, Alvin)
                        
2012   Nominee, Open Category (Smart Home Robot) World Robotic Olympiad, Malaysia
                                (Nugraheny Putri)

2013   Nominee, Can Collector Robot, Singapore Robotic Games, Singapore
                                (Antawijaya)
                        Special Awards, Maze Solving Robot, Robotic Day, Indonesia
                                (Dwi Nando)

2014   Gold, Junior Robot Maze Solving, Singapore
(Dinda Wahyuningtias, Fauzan, Alif dan Dimas)
Silver, Senior Robot Line Follower Analog, Singapore
(Syalbiah Ophi, Pradipa, Lidya,)
Bronze, Senior Robot Line Follower Analog, Singapore
                                (Fayyadh Arsyi,Nadya, Ridwan,
Bronze, Challenge Robot Maze Solving, Singapore
(Suniandra, Mutia, dan Zahra)

2015   Silver, Robot Soccer, International Training and Robotic Competition, Singapore
                                                (Diva Sabrina dan Syalbiah Ophi)
Nominee, Open Category (Hovercraft Robot), SRG, Singapore
                                                (Zahirah Soraya dan Nadya Cantika)
                        Gold, Robot Transporter, International Robotic Competition, Malaysia
                                                (Rafi, Dyfan dan Mabita)
Silver, Robot Line Tracer
                                                (Reyna, Bintang dan Abimanyu)
Silver, Robot Soccer
                                                (A Dipa, Ghefira dan Firzha)
Bronze, Robot Line Tracer
                                                (Diva Sabrina dan Chamidah)

2016   Technical Awards, Creative Robot (Unmanned Aerial Vehicle), SRG, Singapore
(Sasqia dkk)
 

Pengumuman Kelulusan Tes PPDB Gelombang 1 MTs PKP 2016/2017

DAFTAR  PESERTA SELEKSI PESERTA DIDIK BARU
MTS PKP JAKARTA ISLAMIC SCHOOL
TAHUN PELAJARAN 2016-2017





NO NAMA ASAL SEKOLAH HASIL TES
01 Fadhil Arkan SD Munjul 01 Pagi LULUS
02 Wahyu Nugroho - LULUS
03 Samudra Ni Ginting SD Kartika Cijantung LULUS
04 Elok Pujaan Hasan SD Lab School TIDAK LULUS
05 Rafa Akbar Pradana SD 07 Pagi LULUS
06 Maulana Sabakingking SD Al Hamid Cisalak LULUS
07 Muhammad Dakan Akbar SD Pekayon LULUS
08 Putri Andini Maksudi SD 05 Makasar KONFIRMASI KE SEKOLAH
09 Vitto Sayydina MI PKP LULUS
10 Aulia Dimas Wildananda MI PKP LULUS
11 Muhammad Refi Royyan MI PKP LULUS
12 Fachary Fahlevi. PS SD 05 Pagi Pekayon LULUS
13 Rizda Nashya Amalia SD IT Tugu Ibu
14 Dariel Dwiky Aulia SD IT Lentera Insan LULUS
15 M. Rakha Risfandi MI PKP LULUS
16 Diaz Ilyasa Dwitama SD Quantum LULUS
17 Erlandha Raynald SD Muh. Cileungsi LULUS
18 M. Raihan A. Sandy SD Al-Janah LULUS
19 Adhla Zuhayr MIN Jambi LULUS
20 Hasna Resa Novety MI PKP LULUS
21 Salsabilla Dwiyanti SD Nurhikmah LULUS
22 Fazmi Salis Putra Latif SD 05 Pagi Pekayon LULUS
23 Muh. Ibnu Ryan Ayasni SD 03 Cibubur LULUS
24 Athaya Insyra. S SD IT Al-Ikhlas KONFIRMASI KE SEKOLAH
25 Ardika Saddam Satria. P SD IT Yasmin LULUS
26 Zulfikar Arya IP SD 10 Cibubur LULUS
27 Achmad Ilham SD Mekarsari Depok LULUS
28 M. Faridh Mir Hassa SD 05 Sintang LULUS
29 Sanaya Rahmanira - LULUS
30 Galuh Esa Astaman MI PKP LULUS
31 M. Alif Ghifari MI PKP LULUS
32 Shinta Karissa Putri SDN 10 Cibubur LULUS
33 Daffa Putra Purnawan SD 04 Cibubur LULUS
34 Muhammad Arya H SD IT Ikhlas LULUS
35 Ruzain Abdul Raziq M Ula LULUS
Catatan : Calon peserta yang dinyatakan lulus lapor diri paling lambat hari Jumat, 1 April 2016







Jakarta, 29 Maret 2016

Kepala MTs PKP
Panitia PPDB MTs PKP

`
Koordinator Seleksi









Amin Ustadzi, S.Ag
Sukarno, S.Pd

NIP. 196806102007101002

Senin, 14 Maret 2016

Lomba Robotik Internasional di PKP Jakarta Islamic School

Yayasan Pondok Karya Pembangunan (PKP) sebagai yayasan yang mengelola satuan pendidikan sejak pendidikan dasar hingga perguruan tinggi yang juga sangat aktif dalam kegiatan robotika-nya pada tahun 2016 ini dalam rangka memperingati HUT ke -40 nya mengadakan kompetisi robotika yang bertaraf internasional yang bertajuk "International Robotic Games" diselenggarakan pada tanggal 1-11 Maret 2016 bertempat di Kampus PKP-JIS Jakarta.

Hadir dalam sesi pembukaan, sesepuh dan ketua Yayasan PKP, KH Amidhan, Tim dari ISTN, Presiden The World Peace Commitee Djuyoto Suntani, dan para tamu undangan lainya. (Selasa 08/03) Dalam kata sambutanya KH Amidhan merasa bersyukur, dan apresiasi yang begitu besar kepada jajaran panitia karena dalam waktu yang begitu singkat kegiatan Internasional Robotic Games ini bisa terlaksana.
”International Robotic Games ini merupakan kegiatan yang pertama kali di Indonesia, selain peserta dari berbagai daerah di Indonesia, juga di ikuti oleh peserta dari berbagai negara sahabat, ”jelas KH Amidhan. Lomba IRG PKP 2016 Tim Robotik Internasional, antara lain dari ; Singapura, Malaysia, Brunai Darusalam, Jepang, Thailand, India, dll. Sementara itu untuk tema lomba robot kali ini, lanjut KH Amidhan, Robot untuk Kehidupan, dengan kategori yang dilombakan : Robot kreatif untuk junior dan senior ; Maze solving untuk junior dan senior ; Sumo (SMP – SMA) dan Robot Soccer Lomba IRG PKP 2016 International Robotic Games kali ini memperebutkan piala Gubernur DKI Jakarta dengan total hadiahnya mencapai sekitar Rp.37 Juta, beserta tropy.
Ajang seperti ini, jelas Amidhan sangat postif untuk memacu kreatifitas anak-anak Indonesia. Potensi anak-anak kita sangat luar biasa, semoga event-event seperti ini bisa menjadi wadah bagi mereka untuk berkeratifitas.
Sementara itu Anatta Sannai, M.Pd selaku tim pelatih klub robotic PKP juga memberikan apresiasi dan ucapan terima kasih kepada seluruh jajaran tim robotic yang sebagian besar guru-guru MTs PKP, antara lain ; Bapak Sukarno, S.Pd, Antawijaya S.Pd, Sofyan Aprilandika S.Pd, Bayu S.Pd, Andriyanto S.Pd, Hari Saputra, Roni, Syabani M.Pd, Diajeng S.Pd, Ayu Kusuma S.Pd, dan panitia dari SMA PKP. Berkat mereka semua acara International Robotic Game bisa sukses dan mendapat pengakuan serta dukungan dari Gubernur Provinsi DKI Jakarta. 
Salah satu peserta dari Brunai Darusalam, saat diminta konfoirmasinya kepada tim media ini mengatakan bahwa dirinya senang sekali bisa ikut dalam kegiatan semacam ini. Hal tersebut diamini oleh salah seorang guru pendampingnya. Selain ikut ajang kompetisi dalam International Robotic Game, kami juga jadi bisa berinteraksi secara langsung dengan para pelajar dan pendidik dari berbagai daerah yang ada di Indonesia dan juga dari berbagai negara lainya.
Berikut daftar peserta yang mengikuti IRG PKP 2016.
Kategori Maze Solving Junior Elementary (SD)
1. Malaysia Sintok 2. Thailand robotic 3. Brunei robotic 4. Muhammadiyah 10 A, Jakarta 5. Muhammadiyah 10 B, Jakarta 6. Muhammadiyah 10 C, Jakarta 7. Pajabot, Cianjur 8. Pearl Galax SDN Johar Baru, Jakarta 9. SDN Johar Baru 01, Jakarta 10. JATIM A 11. JATIM B 12. Washington Wizard Myrobo, Bandung 13. SRAGEN A 14. SRAGEN B 15. SRAGEN C 16. SRAGEN D
Kategori Maze Solving Junior High School (SMP)
1. Roda tim A, Banten 2. Roda tim B, Banten 3. SMPI NFBS Bandung A 4. SMPI NFBS Bandung B 5. MTsN 2 Pamulang A 6. MTsN 2 Pamulang B 7. MPRC 1 UIN Jakarta 8. MPRC 2 UIN Jakarta 9. Bintara A, Depok 10. Bintara B, Depok 11. Bintara C, Depok 12. Bintara D, Depok 13. Bintara E, Depok 14. P6 KOTJAK, Penabur Bogor 15. MTsN 1 Palembang 16. MTsN 1 Palembang 17. MTsN 7 Jakarta 18. Mechatron 1, Depok 19. Mechatron 2, Depok 20. Mechatron 3, Depok 21. Mechatron 4, Depok 22. Mechatron 5,
Depok Kategori Maze Solving Senior
1. Roda tim C, Banten 2. Roda tim D, Banten 3. SMAK Penabur 4. SMAN 17 Palembang 5. SMK Budi Warman A 6. SMK Budi Warman B 7. SMK Budi Warman C 8. Sabesto Panzer 79 Jkt 9. MAN Mauk Robotics 10. SMAK Kanaan Tangerang 11. Alcero 1, Bandung 12. Alcero 2, Bandung 13. Alcero 3, Bandung 14. Hobitek, Bandung 15. JToRS SMAN 2 Sidoarjo 16. Al Azhar 17. MAN 2 Jakarta A 18. MAN 2 Jakarta B 19. MAN 2 Jakarta C
Kategori Sumo RC
1. Kabuto, Rosando saimi anai (Jepang) 2. Sintok Robo, Malaysia 3. SMPI NFBS Bandung 4. SMPN 2 Depok 5. Muhammadiyah 10 1 6. Muhammadiyah 10 2 7. MPRC 3 UIN Jakarta 8. SMAN 28 9. SMAN 17 Palembang 10. Mechatron A 11. Mechatron B 12. Mechatron C 13. Mechatron D 14. Mechatron E 15. Mechatron F 16. Taruna Bangsa A 17. Taruna Bangsa B 18. Halim 1 19. Halim 2 20. Halim 3 21. REC Kalisari 22. SDN Johar Baru 23. Asoyy, PGRI Cibinong A 24. PGRI Cibinong B 25. Faiz, DHIS Bandung 26. MyRobo Sumo
Kategori Kreatif
1. DROID 1, Banten 2. DROID 2, Banten 3. DROID 3, Banten 4. DROID 4, Banten 5. SMPN 2 Depok 6. SPEKTA, SMAK Penabur 7. MTsN 2 Pamulang 8. Roda 1 9. Roda 2 10. Roda 3 11. ARION 28, Jakarta 12. ARROW38, Jakarta 13. SMAK Kanaan Tangerang 14. Al Falah A 15. Al Falah B 16. MTsN 7 Jakarta 17. Genius Surya Tim, Banten 18. Tears Robot, Makassar

Panita, Juri berfoto bersama peserta dari Malaysia dan Jepang
Semoga hasil riset robot yang mereka lakukan dapat berguna bagi masyarakat. Sampai jumpa IRGPKP 2017 di Kampus PKP JIS.

Pemenang International Robotic Games PKP 2016

Kegiatan International Robotic Games PKP 2016 merupakan acara untuk ilmu pengetahuan, teknologi dan pendidikan bertujuan untuk menawarkan komunitas robot kesempatan untuk memperluas cakrawala mereka dengan merancang dan membangun model robot dan mendalami dunia robot.
IRG terbuka lebar untuk keajaiban ilmu pengetahuan dari semua nilai dari sekolah.
+ Untuk Mencari solusi permasalahan pengembangan robot
+ Untuk Memberikan acara kreatif di ilmu pengetahuan dan teknologi
+ Untuk Ilmu pengetahuan dan teknologi mendorong visi generasi muda
+ Untuk Memberikan kesempatan untuk berbagi ide dan membangun persahabatan
Lomba diadakan di aula Alkautsa Kampus PKP Jakarta Islamic School pada hari selasa, 8 Maret 2016 dan Alhamdulillah IRG PKP 2016 perlombaannya telah selesai,
Selamat Para Pemenang IRGPKP 2016.
ro
Penyerahan piala pada Gala Dinner di Balai Kota Jakarta untuk oleh Gubernur DKI Jakarta.
Sumo Robot
1. Malaysia, Sintok
2. Jepang, Kabuto
3. Indonesia, PGRI Cibinong
Creative Robot
1. ORION 28
2. DROID 4
3. ARROW 38
Maze solving junior SD
Juara 1 MyRobo
Juara 2 SDI Sabila
Juara 3 Brunei Darussalam
Maze solving junior high school
Juara 1 Astro Pro
Juara 2 Al Azhar Cianjur
Juara 3 Mad Decent
Maze Solving Senior
Juara 1 MAN Mauk
Juara 2 DPTR 3
Juara 3 JTORS

Jakarta, 8 Maret 2016
Panitia IRGPKP Anatta Sannai, M.Pd
Penanggung Jawab Lomba

Rabu, 10 Februari 2016

KISAH SAHABAT ANAS BIN MALIK

Disampaikan oleh Syarifah Soraya Alhaddad -Guru Hafalan Quran- MTs PKP JIS-
“ Ada dua hari dalam hidupku yang tak pernah terlupa sepanjang hayat ” kata Anas bin Malik mengawali kisahnya
“ Dua hari yang selalu kukenang dengan gejolak rasa yang luar biasa, hari yang satu kukenang dengan kebahagiaan tak terkira dan yang kedua dengan kesedihan tak terhingga “ sejenak Anas terdiam, menghembuskan nafasnya perlahan sementara para tabi’in yang mendengarkan dengan penuh khusyu menanti dengan tak sabar .
“ Hari yang pertama adalah satu hari kala aku berlarian menuju jalanan itu, jalan masuk kota yatsrib. usiaku kala itu sekitar 10 tahun dan aku bersama berpuluh anak2 sebayaku tanpa menghiraukan keringat yang bercucuran di badan kami dan terik matahari yang menyengat kepala, kami menerobos kumpulan besar itu, kelompok laki-laki dewasa yang berdiri di sepanjang jalan, menantikan kedatangan seseorang... “
“ Memang sejak beberapa hari sebelum hari itu kabar akan kedatangannya kami dengar, hingga kamipun menanti di sepanjang hari dan pulang di sore hari dengan kesedihan karena dia tak kunjung tiba juga dengan harapan esok hari ia akan sungguh2 datang.. “
“ dan inilah harinya. Tampak dari kejauhan dua ekor unta berjalan beriringan. Dan entah mengapa semakin dekat keduanya hatiku semakin gemetar, senyumku semakin lebar, dan mataku nyaris tak kuizinkan berkedip agar tak kehilangan bahkan bayangan untanya sekalipun “
“ itulah dia..... berdampingan dengan sahabatnya Assidik, tersenyum penuh arti kepada kami yang menatapnya penuh rindu.. “
“ itulah dia... yang namanya selalu membasahi bibir ibuku tiap waktu, “ Dia mengajarkan kita berbuat begini, anas.. dia mengajarkan kita meninggalkan ini anas.. “ suara ibuku kala menyebut namanya kembali terngiang di telingaku..”
“ Ya, kawan.. Dia adalah Nabi Muhammad.. “
“ untuk pertama kalinya wajah indahnya kupandang, dan kalian tahu?? Aku dengan pikiran kecilku kala itu seraya memandang wajahnya berfikir, aku dengannya ingin selalu bersama “..
“ dan begitulah... waktupun berlalu, hingga suatu hari ibuku membawaku padanya setelah bertanya padaku dan kujawab dengan iya”
“ wahai Rosulallah.. kulihat semua orang baik laki2 maupun perempuan menghadiahkan sesuatu untukmu Dan akupun ingin melakukannya. Aku ingin memberikan padamu sesuatu yang berharga. Dan karena yang paling berharga dan kucinta yang kumiliki adalah anakku anas maka aku hadiahkan ia padamu, ya Rosulallah.. ajaklah ia pergi perang jika kau mau, atau perintahkan padanya apapun. Ia aku serahkan sepenuhnya untukmu.. “
Dan mulai hari itu, tinggallah aku di rumah Rosulallah SAW, membersihkan rumahnya, mencucikan piringnya, dan melayani kebutuhannya
Dan tahukah kalian, kawan ?
Meski tampaknya aku melayaninya, pada nyatanya dialah yang banyak memberi padaku, dia mengajarkanku semuanya, dia memperlakukanku sebagai anaknya, 10 tahun aku bersamanya dari sejak kedatangannya hingga wafatnya tak sekalipun kudengar dia memarahiku, dan tak sekalipun dia berkata untuk sesuatu yang aku kerjakan ataupun yang tidak aku kerjakan
“ mengapa engkau melakukannya wahai anas ?? “
Sekali dalam masa baktiku padanya dia menegurku dan itu adalah tatkala dia memintaku untuk menyampaikan sesuatu kepada seorang sahabatnya, dan dia memintaku untuk segera melakukannya. Akupun menyanggupinya, bahkan karena ingin segera menyampaikan hajatnya akupun berlari menuju rumah orang tersebut. Namun kelelahan berlari akupun mulai berjalan dan semakin pelan , hingga aku melihat segerombolan anak2 sebayaku yang tengah bermain. Rasa penasaran membuatku menerobos mereka dan sebuah permainan menarik membuatku ikut bergabung menyaksikannya dan lalu lupalah aku akan perintahnya.. entah telah berapa lama aku berada disana ketika kurasakan tangan seseorang menutup mataku dari belakang, tangan yang begitu kukenal, tangan yang wanginya mengingatkanku pada perintahnya yang aku bengkalaikan. Maka dengan penuh perasaan bersalah akupun menoleh ke belakang, bersiap mendapatkan kemarahan akibat ketelodaran atau setidaknya teguran atas keterlambatan namun lihatlah dia.. senyum di wajahnya mengembang, tak ada kekesalan apalagi kemarahan yang ada hanyalah satu kalimat kecil yang terucap indah dari lisannya
“ ( ainal washi, ya anas.. ainal washi ya anas... )
( mana yang aku perintahkan wahai anas ?... ) maka akupun segera berlari melaksanakan tugasku..
Begitu banyak pelajaran yang telah dia berikan padaku, ilmu, adab, kebijaksanaan, hikmah, pengetahuan, doa, ibadah, kebaikan menjadikanku yang ketiga dari periwayat hadits2nya yang terbanyak sesudah abu hurairoh dan abdullah bin umar, salah satu dari nasihatnya padaku:
“ wahai anakku, jika kau bisa untuk sejak terjaga di pagi hari hingga malam menjelang dan di hatimu tak terdapat kebencian terhadap saudaramu seiman maka lakukanlah... wahai anakku ini adalah sunnahku, dan menghidupkan sunnahku berarti mencintaiku, mencintaiku berarti bersama denganku di surga- Nya.. “
Anas mengakhiri kisah hari pertamanya, dan memulai menceritakan kisah hari keduanya
Dan hari yang kedua adalah hari dimana kami tengah mengerjakan sholat dhuhur berjamaah kala itu, namun mendung menggelayuti kota madinah dan hati2 kami. Karena kami telah beberapa hari ini tak diimami oleh Rosulallah lagi. Dia yang tengah sakit kala itu mewakilkan pengimaman sholatnya kepada Abu bakar sahabat terdekatnya.. namun tiba2 beliau menyingkap tabir dan masuk ke dalam masjid, membuat kami spontan keluar dari sholat kami dan ingin mendekatinya, Abu bakar memerintahkan kami untuk tetap diam di tempat, Rosulallah lantas maju ke depan mengimami kami sholat dan memerintahkan abu bakar untuk tetap berada di mihrab imam sejengkal saja di belakangnya, suara takbirnya kala itu sudah sangat lemah dan tak terdengar hingga Abu bakarlah mengulanginya dan memperdengarkn gerakan sholat kepada kami. Dan kami tak pernah menyangka bahwa itu adalah sholat terakhir kami dengannya bahkan pertemuan kami yang terakhir, di akhir siang beliau meninggalkan kami, bertemu dengan Tuhan yang telah mengutusnya.
Tak pernah kulihat banjir airmata lebih banyak dari hari itu, tak pernah kulihat kesuraman lebih mengenaskan dari waktu itu, tak pernah kurasakan kesedihan dan kepedihan lebih nyata daripada hari itu, kami berkabung, kami berduka, kami tak lagi bisa menikmati hidup di dunia, mendung hati kami tak lagi beranjak, menggelayuti sisa hidup kami dan satu2nya hari yang kami nantikan sesudah itu adalah hari pertemuan kami dengannya.. dan aku.. hari yang paling aku nantikan adalah satu hari nanti dimana aku akan datang padanya seraya berkata :
“ aku adalah pelayan kecilmu anas ya Rosulallah.... “
Dan tangis anaspun meledak... mengakhiri kisahnya kerinduannya kepada nabi Muhammad tak mampu lagi dibendungnya..
:::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::::

Jumat, 05 Februari 2016

Nabi sang teladan

 Puisi Tentang Rasulallah SAW

oleh Syarifah Soraya -Guru Hafalan Quran MTs PKP- 


Wahai segenap mata
Tirulah mata Nabimu !
Ia melihat kebenaran seterang siang
Ia menatap sesama dengan cinta
Ia memandang dunia dan tak menganggapnya berharga
Jika matamu sepertinya
Kau kan diizinkan menatap indah parasnya

Wahai segenap telinga
Seperti telinga Nabi mendengarlah !
Telinga yang pandai menyimak firman Tuhannya
Telinga yang tak pernah bosan mendengar keluh kesah
Telinga yang tak suka mendengar aib orang dibuka-buka
Jika kau meniru caranya mendengar
Kelak di mahsyar kau akan mendengar surat Arrahman oleh Nabi dibacakan

Wahai segenap lisan
Engkau adalah pedang, kepandaian memegangmu membutuhkan perjuangan
Luruslah engkau dengan lisan Nabi jadi sejalan
Lisannya hanya menyuarakan kebenaran
Lisannya berisi do’a-do’a indah yang menyejukkan
Lisannya berstempel anti bohong, anti ghibah, anti hujat ataupun laknat
Pilihlah jalan seperti lisannya untuk kau jalani
Kelak nanti kau diizinkan mengucap salam padanya suatu hari nanti

Wahai segenap tangan dan kaki
Seperti kaki tangan Nabi
Melangkahlah di bumi Allah ini
Tangannya suka memberi
Bertengadah dalam do’a tanpa kenal lelah
Dan bertanyalah pada uhud, badar, ataupun tabukh
Nabi berjihad tanpa lelah demi agama Allah
Atau tanyakan pada malam-malam panjang di masanya
Kakinya bengkak dalam qiyam, ruku’ dan sujud-sujud panjangnya
Andai tangan kakimu dengan Nabi meniru
Di ujung shirot nanti Nabi menunggumu
Membimbing tanganmu menuju syurga yang telah menantimu

Wahai segenap hati...
Andai rasamu terciprat rasa hati Nabi
Sedihmu adalah atas dosa dan maksiat
Bahagiamu atas ibadah dan taat
Hati Nabi kala dibuka berisi rahmat
Yang siap ditebar kepada seluruh umat
Tak ada benci, iri, dengki, ataupun kesombongan
Dari sanalah bersumber darinya segala kebaikan
Andai... dengan hati Nabi hatimu tersambungkan
Sungguh, untukmu Allah turunkan segenap kasih sayang
Dan bersama Nabi engkau selalu berdampingan

Wahai segenap anggota badan
Sambungkan dengan anggota Nabi sang teladan

Kepada RosulAllah



 Puisi Tentang Rasulullah Sholallahu 'Alaihi Wassalam

 Syarifah Soraya -Guru Hafalan Quran MTs PKP- 
 
Kembali kami pada robi’ul awwal bulanmu, dan tak ada yang terucap dari kami kecuali hanya sekedar terima kasih
Ya ! terima kasih Ya RosulAllah...
Terima kasih atas kasih sayang mu untuk kami
Terima kasih atas limpahan rahmat dan kilau cahaya yang kau tebar di bumi
Terima kasih atas do’a-do’a indahmu mendoakan kami
Terima kasih atas ribuan istighfar permohonan ampunan untuk kami
Terima kasih untuk sujud-sujud panjangmu meminta syafaat buat kami
Sungguh kami hanya bisa berterima kasih karena sungguh kami tak bisa membalasnya dengan apapun.

Terima kasih pula, Ya RasulAllah...
Atas tiap tetesan keringatmu berjuang demi kami
Terima kasih untuk lelah dan pengorbananmu untuk kami
Terim a kasih untuk tiap air mata dan sedu sedanmu mengkhawatirkan nasib kami
Dan terima kasih untuk segenap bimbingan, setiap ajaran, dan seluruh didikan darimu

Sungguh sekali lagi hanya berterima kasih yang kami bisa, karena ternyata maaf..
Untuk menjadi umatmu kami jauh dari sempurna
Maaf atas didikanmu yang belum banyak terlaksana
Maaf atas sunnahmu yang bahkan di rumah-rumah kamipun, kami abaikan begitu saja
Maaf atas syariat yang telah kau perjuangkan dan tak kami jalankan dengan semestinya
Maaf atas akhlak dan budi pekertimu yang sekedar teori tanpa praktik dalam diri kami
Maaf, jika selama ini kami mengaku mencintaimu tanpa mampu memberi bukti..

Pada robiul awwal, bulanmu... ada harap kami
Semoga bisa menjadi umat yang baik. Untukmu...

Halimah Alaydrus

Postingan Populer